SAMPANG, Newsline.id – Suasana sebuah bengkel di Desa Nyiloh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, mendadak mencekam setelah dua pria terlibat pertikaian yang berujung aksi saling serang menggunakan senjata tajam, Rabu (1/7).
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga sekitar, peristiwa itu melibatkan H. Wardi dan Mattamin, yang sama-sama berasal dari wilayah Benjer, Kecamatan Kedungdung.
Insiden bermula ketika H. Wardi datang ke bengkel tersebut untuk mengambil sepeda motor yang sebelumnya dititipkan. Namun, setibanya di lokasi, ia bertemu dengan Mattamin. Pertemuan itu kemudian berubah menjadi adu mulut.
Belum diketahui secara pasti penyebab perselisihan keduanya. Namun, cekcok yang terjadi dengan cepat berkembang menjadi perkelahian menggunakan senjata tajam.
Menurut keterangan warga, Mattamin diduga membawa celurit, sementara H. Wardi menggunakan sebilah pisau untuk melawan.
Akibat peristiwa tersebut, H. Wardi mengalami luka pada bagian paha kiri dan lengan kiri. Korban segera dievakuasi ke RSUD Mohammad Zyn Sampang untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, Mattamin disebut telah meninggalkan lokasi usai kejadian dan hingga kini keberadaannya masih belum diketahui.
Kapolsek Kedungdung, Syafriwanto, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti pertikaian.
“Benar telah terjadi kejadian tersebut. Motifnya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Di sisi lain, Humas Polres Sampang, Sunarno, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari jajaran di lapangan terkait insiden tersebut.
Saat ini, polisi tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi serta melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kronologi kejadian, termasuk motif yang melatarbelakangi aksi saling serang tersebut. Polisi juga berupaya mencari keberadaan Mattamin untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Penulis : OR
Editor : MTAB
Sumber Berita: Newsline.id








