BEM Sumenep Soroti Warga Kapedi Patungan Bangun Jalan, Desak Pemkab Segera Bertindak

Thursday, 9 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Ketua BEM Sumenep, Salman, dan aksi swadaya warga Desa Kapedi memperbaiki Jalan Kapedi–Moncek yang menjadi sorotan publik.

Kolase Ketua BEM Sumenep, Salman, dan aksi swadaya warga Desa Kapedi memperbaiki Jalan Kapedi–Moncek yang menjadi sorotan publik.

SUMENEP, Newsline.id – Aksi swadaya masyarakat Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, yang mengumpulkan dana untuk memperbaiki ruas Jalan Kapedi–Moncek terus menjadi perhatian publik. Setelah menuai sorotan dari DPRD Sumenep, kritik kini datang dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Sumenep (BEMSU), Salman Farid.

Salman menilai langkah warga menggalang dana untuk memperbaiki jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah merupakan ironi. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pelayanan publik, khususnya di sektor infrastruktur, belum berjalan sebagaimana mestinya.

“Fenomena yang terjadi di Desa Kapedi bukan hanya persoalan jalan yang rusak, tetapi juga menjadi gambaran bahwa masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Salman kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).

Ia juga menyoroti sikap pemimpin yang dinilainya kerap berubah setelah memperoleh amanah dari masyarakat.

Baca Juga  Polresta Sumenep Resmi Berdiri, Kapolda Jatim Kukuhkan AKBP Ariek Indra Sentanu sebagai Kapolresta

“Ketika masa kampanye, rakyat menjadi pihak yang paling sering didatangi dan dijanjikan berbagai perubahan. Namun setelah kekuasaan diraih, keluhan masyarakat justru seperti tidak lagi menjadi prioritas untuk didengar maupun diselesaikan,” katanya.

Menurut Salman, pemasangan banner bertuliskan ‘Bupati Lagi Sakit’ yang dilakukan warga merupakan simbol kekecewaan atas lambannya penanganan jalan yang selama ini menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Apabila pemerintah benar-benar hadir dan responsif sejak awal, masyarakat tentu tidak perlu mengumpulkan dana sendiri untuk memperbaiki fasilitas publik. Infrastruktur adalah tanggung jawab pemerintah, bukan dibebankan kepada warga,” tegasnya.

Salman berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan aksi tersebut sebagai bahan evaluasi agar persoalan infrastruktur tidak terus berulang.

“Pemerintah harus menjadikan kritik masyarakat sebagai pengingat untuk bekerja lebih cepat dan lebih serius. Kepercayaan publik dibangun melalui tindakan nyata, bukan hanya janji yang disampaikan saat kontestasi politik,” pungkasnya.

Baca Juga  LSM BIDIK Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Persoalan Dana Desa Pamolokan Rp752 Juta

Sebelumnya, warga Desa Kapedi menggelar aksi penggalangan dana untuk memperbaiki ruas Jalan Kapedi–Moncek yang mengalami kerusakan cukup parah. Dalam aksi tersebut, warga memasang banner bertuliskan ‘Bupati Lagi Sakit’ sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan jalan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Aksi itu kemudian mendapat perhatian publik dan menjadi sorotan berbagai kalangan, termasuk DPRD Sumenep.

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo maupun pihak Pemerintah Kabupaten Sumenep belum memberikan tanggapan terkait kritik yang disampaikan Ketua BEM Sumenep, Salman. Wartawan telah berupaya menghubungi pihak terkait untuk meminta konfirmasi, namun belum memperoleh respons. Redaksi akan memperbarui isi berita apabila tanggapan resmi telah diterima.

 

 

Penulis : Mz

Editor : MTAB

Sumber Berita: Newsline.id

Berita Terkait

Hibah APBD untuk Homestay Pokdarwis Lombang Disorot, Legalitas Lahan Dipertanyakan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Pakandangan Barat, Polisi Turun Tangan
Piala AF Sport U-17 Sumenep Segera Bergulir, Talenta Muda Diproyeksikan Tembus Liga 4
Kapolresta Sumenep Tekankan Pelayanan Humanis di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Mutasi Sekcam Bluto Jelang Pensiun Disorot, Dasar Pertimbangan TPK Dipertanyakan
Aktivis Dampingi Warga Kacongan Siapkan Laporan ke Kejaksaan Sumenep, Pengadaan Sapi Desa Kacongan
Aksi Tengah Malam di Mr Ball, APMM Singgung Aspirasi NU yang Tak Ditindaklanjuti
Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 23 September 2026 - 16:54

Hibah APBD untuk Homestay Pokdarwis Lombang Disorot, Legalitas Lahan Dipertanyakan

Wednesday, 23 September 2026 - 15:12

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Pakandangan Barat, Polisi Turun Tangan

Wednesday, 23 September 2026 - 14:47

Piala AF Sport U-17 Sumenep Segera Bergulir, Talenta Muda Diproyeksikan Tembus Liga 4

Wednesday, 23 September 2026 - 14:42

Kapolresta Sumenep Tekankan Pelayanan Humanis di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

Tuesday, 22 September 2026 - 18:13

Mutasi Sekcam Bluto Jelang Pensiun Disorot, Dasar Pertimbangan TPK Dipertanyakan

Berita Terbaru