PAMEKASAN, Newsline.id – Suasana Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dipadati masyarakat saat pelaksanaan Jalan-Jalan Sehat (JJS) dalam rangka Grand Opening Central 88 Gold Jewellery, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti sekitar 36 ribu peserta. Jumlah itu berdasarkan kupon yang dibagikan dengan ketentuan satu peserta menggunakan satu KTP.
Peserta JJS tidak hanya berasal dari Kabupaten Pamekasan, tetapi juga datang dari sejumlah wilayah di Madura. Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai hingga berakhirnya rangkaian acara.
Founder Barisan Relawan Bani Insan Peduli (Bashra BIP) sekaligus Direktur Utama Central 88 Gold Jewellery, Ali Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dan ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, grand opening Central 88 Gold Jewellery sengaja dikemas tidak sekadar sebagai kegiatan promosi bisnis, tetapi juga membawa misi sosial.
Konsep tersebut dituangkan melalui slogan “Anda Membeli Berarti Anda Juga Sudah Berbagi.” Ali menyebut, hasil penjualan emas di Central 88 Gold Jewellery akan diarahkan untuk membantu kaum dhuafa dan anak yatim.
“Siapapun yang membeli di toko emas kami, sama halnya berbagi. Karena 100 persen hasil penjualan dari toko emas ini diperuntukkan untuk kaum dhuafa dan anak yatim,” kata Ali.
Kegiatan JJS tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan serta sejumlah pengusaha lokal. Kehadiran berbagai elemen masyarakat semakin menambah kemeriahan agenda pembukaan pusat perhiasan tersebut.
Tidak hanya jalan sehat, panitia juga menyediakan berbagai hadiah bagi peserta. Salah satu hadiah utama yang disiapkan yakni enam paket perjalanan ibadah umrah.
Dari enam paket tersebut, empat paket diperuntukkan bagi peserta JJS, sementara dua paket lainnya diberikan kepada unsur keamanan, yakni TNI dan Polri.
Di sisi lain, Central 88 Gold Jewellery juga mencatat capaian transaksi yang cukup besar sejak mulai beroperasi. Ali mengungkapkan, penjualan perdana telah mencapai sekitar 6,7 kilogram emas.
Salah satu transaksi terbesar dilakukan CEO PT Bawang Mas Grup, Haji Khairul Umam, yang membeli emas sebanyak 2 kilogram.
“Alhamdulillah, total yang sudah laku sebesar 6,7 kilogram dari beberapa kolega kami, termasuk salah satunya Haji Khairul Umam yang sudah membeli 2 kilogram emas,” ungkapnya.
Ali berharap Central 88 Gold Jewellery tidak hanya berkembang sebagai pusat perdagangan perhiasan di Madura, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat sosial secara berkelanjutan.
Dengan menggabungkan aktivitas bisnis dan kepedulian terhadap masyarakat, Central 88 Gold Jewellery ingin menjadikan setiap transaksi sebagai bagian dari upaya berbagi kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Penulis : Rohim
Editor : MTAB








