Polemik Dana MBG Rp141 Juta, Pernyataan Slamet Ariyadi Jadi Sorotan: “Urus Sendiri kepada Lina (Istri Saya)”

Saturday, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Polemik dugaan persoalan kerja sama bagi hasil dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret dana sekitar Rp141 juta kembali bergulir. Kali ini, perhatian publik tertuju pada sebuah pernyataan yang disebut disampaikan oleh Slamet Ariyadi, anggota DPR RI dari Fraksi PAN daerah pemilihan Madura.

Dalam bukti komunikasi yang diterima tim redaksi, terdapat pernyataan yang secara substansi menyebut bahwa persoalan tersebut bukan menjadi tanggung jawab Slamet Ariyadi dan meminta pihak yang merasa dirugikan untuk mengurus persoalan tersebut langsung kepada Lina, perempuan yang disebut sebagai istrinya.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya seorang warga berinisial AR mengaku telah menyerahkan modal sekitar Rp141 juta dalam skema kerja sama yang dikaitkan dengan program MBG.

AR mengaku memiliki sejumlah bukti transfer sebagai dasar bahwa dana tersebut memang telah diserahkan secara bertahap kepada pihak yang disebut sebagai penerima modal.

“Uang yang saya keluarkan kurang lebih Rp141 juta. Saya punya bukti transfer,” ujar AR sebelumnya.

Menurut keterangan AR, sebagian dana tersebut bahkan berasal dari pinjaman bank. Akibat belum jelasnya realisasi kerja sama dan bagi hasil yang dijanjikan, korban mengaku tetap harus menanggung kewajiban cicilan setiap bulan.

Dalam perkembangan terbaru, muncul pernyataan yang disebut berasal dari Slamet Ariyadi yang pada intinya meminta persoalan tersebut diselesaikan langsung dengan Lina.

Baca Juga  Kepala Desa Padike Bungkam Soal Proyek TPT Misterius, Warga Semakin Curiga

Pernyataan itu kemudian memunculkan pertanyaan di tengah publik: sejauh mana posisi Slamet Ariyadi dalam persoalan tersebut, mengingat nama dan hubungan keluarga dengan pihak yang disebut sebagai penerima dana turut menjadi bagian dari polemik.

Jika bukti komunikasi tersebut benar dan dapat diverifikasi keasliannya, pernyataan itu menunjukkan adanya sikap bahwa Slamet Ariyadi tidak menempatkan dirinya sebagai pihak yang bertanggung jawab langsung atas persoalan dana tersebut.

Kalimat yang meminta pihak terkait untuk “urus sendiri kepada Lina atau istri saya” juga menjadi poin penting yang perlu dijelaskan kepada publik agar tidak menimbulkan persepsi berbeda-beda.

Sebab, persoalan ini bukan sekadar mengenai hubungan antara korban dengan pihak penerima dana. Ada uang masyarakat dalam jumlah cukup besar yang disebut telah diserahkan dengan dasar kerja sama bagi hasil program MBG.

Karena itu, publik tentu membutuhkan kejelasan mengenai siapa sebenarnya pihak yang menerima dana, siapa yang menawarkan kerja sama, bagaimana mekanisme program tersebut, serta siapa yang bertanggung jawab apabila kerja sama tidak berjalan sesuai kesepakatan.

Pernyataan tersebut juga memunculkan berbagai persepsi di tengah masyarakat mengenai posisi masing-masing pihak dalam persoalan ini.

Sebagian pihak dapat menafsirkan adanya jarak tanggung jawab antara Slamet Ariyadi dengan Lina. Namun, apakah hal tersebut mencerminkan persoalan dalam hubungan internal keluarga merupakan kesimpulan yang belum dapat dipastikan tanpa keterangan langsung dari pihak-pihak terkait.

Baca Juga  DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Pelanggaran Bupati, Kajian Pemakzulan Mulai Digodok

Newsline.id tidak menyimpulkan kondisi rumah tangga maupun hubungan pribadi Slamet Ariyadi dan Lina. Yang menjadi sorotan adalah substansi pernyataan dan implikasinya terhadap persoalan dana sekitar Rp141 juta yang kini dipertanyakan korban.

Justru karena itu, klarifikasi terbuka dari Slamet Ariyadi dan Lina menjadi penting.

Publik berhak mengetahui apakah kerja sama tersebut memang berkaitan dengan program MBG, dalam kapasitas apa masing-masing pihak terlibat, serta bagaimana penyelesaian terhadap dana yang menurut pengakuan AR belum mendapatkan kejelasan.

Persoalan ini pada akhirnya tidak cukup diselesaikan dengan saling melempar tanggung jawab.

Apabila benar terdapat bukti transfer senilai sekitar Rp141 juta, maka pihak yang menerima atau mengelola dana tersebut perlu memberikan penjelasan secara terang mengenai penggunaannya dan status kewajiban kepada korban.

Sementara apabila Slamet Ariyadi menyatakan tidak memiliki keterlibatan atau tanggung jawab dalam kerja sama tersebut, penjelasan mengenai posisi dan hubungan dirinya dengan pihak yang menerima dana juga penting agar publik tidak menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang sepotong.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dan klarifikasi dari Slamet Ariyadi maupun Lina terkait pernyataan tersebut.

 

Penulis : Red

Editor : Moch Thoriqil Akmal

Berita Terkait

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih
Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas
Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala
DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep
Kades Legung Barat Benarkan Upah Pekerja KDMP Belum Dibayar, Akui Tak Kenal Pemborong
Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 21:23

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah

Monday, 21 September 2026 - 20:03

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih

Monday, 21 September 2026 - 19:18

Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas

Monday, 21 September 2026 - 18:12

Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala

Monday, 21 September 2026 - 17:26

DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep

Berita Terbaru