SUMENEP, Newsline.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai membuka peluang kerja sama internasional untuk memperkuat sektor pertanian tembakau. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Pemkab menjajaki kemitraan strategis dengan Zimbabwe yang akan dituangkan dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU).
Inisiatif yang dibahas pada Jumat (17/7/2026) itu menjadi langkah awal untuk memperluas pengembangan tembakau melalui kolaborasi lintas negara, mulai dari transfer teknologi, riset bersama, peningkatan kapasitas petani, hingga pembukaan akses pasar dan peluang investasi.
Bupati Sumenep bersama Kepala DKPP akan mewakili Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam proses penyusunan sekaligus pelaksanaan kerja sama tersebut.
Kemitraan ini dirancang untuk mempercepat peningkatan produktivitas dan mutu tembakau lokal melalui penerapan teknologi pertanian modern, penguatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan sistem budidaya yang mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim.
Tidak hanya fokus pada proses budidaya, kerja sama juga akan menyentuh aspek penelitian dan inovasi, pengelolaan pascapanen agar menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi, hingga memperluas jaringan pemasaran ke tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, kedua pihak juga berkomitmen mendorong masuknya investasi di sektor pertembakauan guna memperkuat ekosistem industri tembakau di Kabupaten Sumenep.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi dengan Zimbabwe mampu menjadi pintu masuk bagi pengembangan tembakau Sumenep yang lebih modern, berdaya saing, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan para petani.
Dengan rencana kerja sama tersebut, Sumenep tidak hanya berupaya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperluas posisi komoditas tembakau daerah di pasar global melalui kemitraan internasional yang berorientasi pada keberlanjutan.
Penulis : Fairuz
Editor : MTAB








