PAMEKASAN, Newsline.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan melalui Komisariat Insan Cita UIN Madura kembali melaksanakan kegiatan pengkaderan formal berupa Latihan Kader (LK) I atau Basic Training di Yayasan Hidayatul Ulum, Desa Mapper, Kecamatan Proppo, Pamekasan. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, sejak 9 hingga 13 Oktober 2025, dengan diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan.
LK I menjadi wadah strategis untuk membentuk karakter kader HMI yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran keislaman dan kebangsaan yang kuat. Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi seputar ideologi HMI, keislaman, keindonesiaan, kepemimpinan, serta analisis sosial, disertai dengan dinamika kelompok dan forum diskusi.
Ketua Majelis Rayon (MR) KAHMI UIN Madura, Maimun, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa LK I merupakan fondasi penting bagi mahasiswa yang ingin tumbuh sebagai kader HMI sejati.
“Latihan kader ini bukan sekadar kegiatan formal, tapi perjalanan spiritual dan intelektual. Semoga adik-adik peserta menjadi kader yang mampu memadukan nalar kritis dengan kepekaan hati nurani,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat idealisme dan keikhlasan dalam berproses di HMI agar nilai-nilai keislaman tetap menjadi roh dalam setiap gerakan.
Sementara itu, Iqmal, Kabid PPPA HMI Cabang Pamekasan, menuturkan bahwa kegiatan ini diharapkan melahirkan kader penerus perjuangan Lafran Pane, pendiri HMI, yang berkomitmen terhadap perjuangan umat dan bangsa.
“Kami ingin lahir kader-kader yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga punya komitmen moral untuk melanjutkan semangat perjuangan HMI,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaga tradisi intelektual HMI di UIN Madura, sekaligus mempertegas peran organisasi tersebut sebagai wadah pembinaan generasi muda Islam yang siap berkontribusi untuk kemajuan daerah dan bangsa.








