Gagal Top Up Rp500 Ribu, Berujung Ambil Pertalite dan Yakult, MK Diamankan Polisi

Wednesday, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Newsline.id – Seorang pria berinisial MK (26), warga Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, diamankan aparat kepolisian setelah diduga mengambil sejumlah barang dari sebuah toko kelontong di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, tanpa melakukan pembayaran.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2026). MK diduga membawa satu liter Pertalite dan satu botol Yakult dari toko milik Wasikatul Ummah (33).

Humas Polres Pamekasan, Iptu Yoni Efan Pratama, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurut Yoni, kejadian bermula ketika MK datang ke toko dan meminta melakukan pengisian saldo atau top up DANA sebesar Rp500.000.

Permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi pemilik toko karena MK tidak memberikan uang tunai sebagai pembayaran.

Baca Juga  Pantai Sembilan Giligenting Diduga Dikuasai Secara Ilegal, Dana Wisata Tak Pernah Masuk ke Kas Desa

“Terduga pelaku meminta top up DANA sebesar Rp500.000, namun ditolak pemilik toko karena tidak menyerahkan uang tunai sebagai pembayaran,” jelas Yoni.

Setelah permintaannya ditolak, MK diduga mengambil satu liter Pertalite serta satu botol Yakult. Minuman tersebut bahkan disebut langsung diminum di lokasi.

“Setelah itu, terduga pelaku mengambil satu liter Pertalite dan satu botol Yakult. MK meminum Yakult tersebut di lokasi. Total nilai barang yang diambil sekitar Rp14.500,” imbuhnya.

MK kemudian diduga meninggalkan toko tanpa membayar barang yang telah diambil. Aksinya diketahui warga sehingga terjadi pengejaran setelah MK berusaha melarikan diri.

Warga akhirnya berhasil mengamankan MK sebelum kemudian diserahkan kepada jajaran Polsek Tlanakan.

Baca Juga  DKPP Sumenep Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Hingga berita ini ditulis, MK masih diamankan di Polsek Tlanakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pengambilan barang tanpa pembayaran tersebut.

Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap perkara tersebut.

Penulis : Rohim

Editor : MTAB

Berita Terkait

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih
Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas
Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala
DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep
Kades Legung Barat Benarkan Upah Pekerja KDMP Belum Dibayar, Akui Tak Kenal Pemborong
Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Ajang Adu Prestasi dan Silaturahmi Atlet Voli Rayon Utara, Turnamen Bola Voli Brontak Cup 2026 Rayon 1 Digelar di Desa Bilangan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:03

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih

Monday, 21 September 2026 - 19:18

Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas

Monday, 21 September 2026 - 18:12

Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala

Monday, 21 September 2026 - 17:26

DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep

Monday, 21 September 2026 - 17:22

Kades Legung Barat Benarkan Upah Pekerja KDMP Belum Dibayar, Akui Tak Kenal Pemborong

Berita Terbaru