Sekda Sumenep: Profesionalisme ASN Tak Cukup Diukur dari Kehadiran

Thursday, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Newsline.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep diminta tidak terjebak dalam pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas. Selain menjaga kedisiplinan, ASN dituntut mampu menghadirkan perubahan melalui inovasi yang berdampak terhadap peningkatan pelayanan publik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra menegaskan, profesionalisme aparatur tidak cukup hanya dilihat dari tingkat kehadiran di tempat kerja. Lebih dari itu, setiap ASN harus mampu menunjukkan tanggung jawab melalui penyelesaian pekerjaan, pencapaian target, serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Agus saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, kedisiplinan merupakan bagian penting dalam membentuk aparatur pemerintahan yang profesional. Namun, ukuran disiplin harus diperluas pada bagaimana seorang ASN menjalankan tugas dan memberikan hasil sesuai tanggung jawabnya.

“ASN tidak hanya hadir dan menjalankan rutinitas pekerjaan, tetapi memiliki tanggung jawab terhadap tugas dan target sesuai bidang masing-masing,” ujar Agus.

Baca Juga  Donor Darah KBSB Kodim 0827/Sumenep, Dandim: Semoga Bermanfaat bagi yang Membutuhkan

Ia menjelaskan, kinerja aparatur pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Sebab, masyarakat secara langsung merasakan bagaimana cepat atau lambatnya pelayanan serta seberapa baik pemerintah merespons kebutuhan mereka.

Karena itu, Agus meminta setiap pimpinan perangkat daerah melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Pembinaan tersebut tidak hanya menyangkut persoalan absensi, tetapi juga menyentuh kualitas hasil kerja, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab, dan orientasi pelayanan.

“Disiplin jangan hanya dimaknai sebagai persoalan kehadiran, tetapi harus tercermin dalam kualitas pekerjaan, tanggung jawab, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Agus juga mendorong ASN agar lebih terbuka terhadap perubahan. Perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat yang terus bergerak membuat birokrasi dituntut mampu menyesuaikan diri.

Menurut dia, keberanian melakukan inovasi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menghadapi berbagai persoalan pemerintahan. Terobosan tidak harus selalu berbentuk program besar maupun menggunakan teknologi yang rumit.

Baca Juga  Kapolresta Sumenep Buka Ruang Dialog dengan Jurnalis dan Aktivis, Siap Benahi Layanan Informasi Publik

Perbaikan alur pelayanan, penyederhanaan prosedur, pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan koordinasi hingga perubahan pola kerja yang lebih efektif juga dapat menjadi inovasi apabila memberikan manfaat nyata.

“ASN harus memiliki keberanian untuk mencari terobosan baru dalam menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan maupun pelayanan publik,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar inovasi tetap berada dalam koridor regulasi. Setiap gagasan baru harus mempertimbangkan efektivitas anggaran, kebutuhan masyarakat, serta ketentuan yang berlaku.

Dengan pendekatan tersebut, inovasi di lingkungan birokrasi diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan administratif atau formalitas, tetapi benar-benar mampu menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Setiap inovasi yang dilahirkan harus benar-benar memberikan dampak dan manfaat,” pungkas Agus.

Penulis : Red

Editor : MTAB

Berita Terkait

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah
Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih
Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas
Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala
DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep
Kades Legung Barat Benarkan Upah Pekerja KDMP Belum Dibayar, Akui Tak Kenal Pemborong
Eric Hermawan Kunjungi BPK RI, Dorong Pengawasan Keuangan Negara Lebih Akuntabel
Dr. Erliyati Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Mulai Bertugas 21 September
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 21:23

Polemik MR Ball Memanas, Aliansi Pemuda Muslim Madura Serukan Doa Bersama dan Rukyah

Monday, 21 September 2026 - 20:03

Polresta Sumenep Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Batuputih

Monday, 21 September 2026 - 19:18

Danramil Minta Pemborong dan Kepala Tukang Dipertemukan, Pemborong KDMP: Upah Pekerja Sudah Lunas

Monday, 21 September 2026 - 18:12

Menantu Diduga Bacok Mertua hingga Tewas di Sampang, Polisi Amankan Pelaku di Mushala

Monday, 21 September 2026 - 17:26

DPO Kasus Penganiayaan di Batuputih Ditangkap di Rumah, Langsung Dilimpahkan ke Polresta Sumenep

Berita Terbaru